Feed on
Posts
comments

Rumah Sakit (Book 2)

Seorang pria paruh baya tampak lesu tak bersemangat. Seakan ia baru saja ditimpa oleh masalah yang super berat, sehingga masalah tsb menghancur semua masa depannya. Seakan langit akan runtuh menimpa dirinya, sedangkan ia hanya bisa menunggu langit itu menimpanya dengan cepat dan berharap penderitaan ini segera selesai.
Begitulah yg ada di dalam pikiran pria tsb, dikarenakan ia mengalami kecelakaan dan terbaring tak berdaya di bangsal sebuah rumah sakit.
Sudah hampir 1 bulan ia nginap d rumah sakit sederhana dan tak melakukan kegiatan apapun. Ia frustasi melihat anak istrinya kalang kabut mencari biaya rumah sakit. Ia merasa tidak berguna sebagai kepala keluarga yg harus menanggung hidup keluarganya justru ditanggung.
Suatu ketika datang seorang pasien baru,seorang pria tua dan terbaring tepat disampingnya. Pria tua itu tampak sedikit pucat walaupun sudah siuman dari pingsannya.
Suatu ketika terjadilah dialog antara mereka berdua. ‘anda sakit apa?Sepertinya anda begitu lemah’,tanya pria tua memulai pembicaraan. ‘ini bukan karena sakit,tapi saya merasa tidak berguna sebagai kepala keluarga. Saat ini keluarga saya pasti sedang kalang kabut mencari biaya rumah sakit ini. Sedangkan anda?Dimana keluarga anda?’. ‘anda tdk boleh seperti itu, anda hanya cuti sebentar menjadi kepala keluarga, anda masih diberi kesempatan untuk menjadi ayah yang baik serta suami yg bertanggung jawab. Apakah istri anda pernah protes tentang sakit anda?’. Pria paruh baya itu terkejut mendengar kata2 pria tua itu. Ia merasa orang yang ada disebelahnya itu penuh dengan semangat hidup. ‘Lihatlah d luar sana!’,lanjut pria tua itu sambil melihat ke arah jendela. ’saya belum dibolehkan duduk’. ‘Jika kamu perhatikan diluar sana,kamu akan melihat gelak tawa anak2 yang polos, juga taman2 yang indah. Mereka berlari di antara bunga2. Kamu pasti akan merasa senang melihatnya’. Pria paruh baya itu terbawa oleh cerita pria tua yg mendeskripsikan tentang taman2 dan anak2 yg berlari kesana kemari. Cerita itu tergambar jelas dipikiran pria paruh baya itu,sehingga melambungkan angannya jauh, terasa bagai cahaya yang sangat terang yang menyinari dunia yang dulu hitam kelam. Hidupnya terasa berubah menjadi lebih cerah, lebih bersemangat.
Keesokan harinya, pria tua tidak terlihat lagi dtempatnya. Pria paruh baya itupun bertanya pada perawat yg ada diruangan itu tentang keberadaan orang yg ada disebelahnya kemarin. Ternyata orang itu telah meninggal,dan yg lebih mencengangkan, saat ia diperbolehkan dokter untuk duduk, dengan cepat ia menoleh ke arah jendela tak sabar ingin melihat taman2 yg ada dipikirannya. Saat itu juga ia tercengang, karena yang dilihatnya adalah tembok besar yang tinggi. Ia menangis, ternyata dalam keadaan sakit sekalipun, pria tua itu mampu berbuat kebaikan pada orang lain. Ia masih bisa membahagiakan orang lain meskipun hanya sebentar dan itupun dengan kebohongan.

Aq sempat kagum membaca sebuah kisah tentang anak SD yg masih polos dan baru mengenal dunia. Critax begini. . .

Saat itu guru kelas sedang duduk kursinya sambil melirik sampai ke sudut2 kelas mengawasi siswanya yang sedang menulis jawaban pada selembar kertas atas pertanyaan guru mereka. Selang 15 menit, sang guru mulai berdiri di depan kelas. Ia mengingatkan kepada siswanya bahwa waktu menulis jawaban telah selesai. Ia lalu memanggil satu per satu nama siswanya secara bergantian. Siswa yg namanya dpanggil langsung berdiri dan menyebutkan jawaban yg tertulis d lembar jawaban mereka.
Sampai seorang anak perempuan yg lugu dipanggil namanya. “Ayu, sebutkan jawaban kamu, nak!”. Inilah yg tertulis pada lembar jawaban Ayu.
Sebutkan 7 Keajaiban Dunia :
1. Bisa melihat
2. Bisa mendengar
3. Bisa bicara
4. Bisa berfikir
5. Bisa merasakan
6. Bisa menyayangi
7. Bisa mencintai

Lanjut

Huh . . . Akhirnya selesai jg ujiannya,ya moga2 dpt nilai tenggi.
Skrg waktunya liburan, pdhl kemaren tu byk tgs, bayangkan aja stresnya gmn. Tp aq bawa Njoy aja.
Tiba lah waktunya untuk nyelesein novel karangan afan, ha ha ha ha :D Kemaren novelnya udah rampung 70%. Sekarang tinggal finishing.Moga2 aja bagus.
Oya,slain itu aq jg mo refresh web aq biar lebih cling getto.

pengen buat buku novel

aku pengen buat novel nih, kira2 buat novel tu gimana ya biar hasilnya bagus. soalnya aku ga pengalaman buat hal yg begituan

bahas lirik lagu neah

kayaknya lagi bahas lirik lagu, klo gitu aq jg ada lagu yg mo di bahas neah. lagunya dari Peterpan judulnya Yang Terdalam (wiiii, dalam ni yeee). Dulu klo denger lagu tu, rasanya kebawa oleh liriknya (maksud loe?!!?)
ya, maksod gw liriknya bnr2 dalam, sesuai judulnya. apalagi lirik yg ini :
maafkan jika kau kusayangi, dan bila ku menanti
blom lagi reffnya, ngingatin gw ama sesuatu hal yg tak terlupakan.

Tapiii, sekarang ada pulak orang yg gangguin kenangan gw ama tu lagu. bikin sakit ati aja, masa aq si suruhnya resapi tu lagu. dasark tu orang, sok romantis. (pasti u pada ga ngertikan, ke deh aq crita in dikit).

critanya gini, tu anak tu anak nembak aq,trus ga aq trima, e malah dia suruh aq resapi lagu Yang Terdalam tu. Untung aja ga aq bales suruh dia dengerin lagu Ungu feat Chrisye judulnya Cinta yg lain, hahahahaaa.

hiaaat wachaaau

waduuuh, lagi bt, oh ya aku ni lg cari komik detective conan, ada yg tau ga alamat site untuk download komik conan? tulung dunk, plisss